TIGA FINALIS MACAPAT NASIONAL HARUMKAN NAMA WONOGIRI

Nabila Putri Kirania – SDN 2 Sambirejo (Juara 1 Lomba Macapat Nasional – BPNB D.I Yogyakarta 2020)

Jatisrono memboyong Juara Nasional Macapat, (Edu Jati, 06/06/2020)

Pandemi COVID-19 membawa perubahan pada berbagai aspek kehidupan manusia. Dunia seakan dipaksa berhenti sejenak dari segala kesibukannya, dan memberi manusia waktu lebih untuk memikirkan sustainibility dalam hal apapun yang mereka kerjakan, tak terkecuali dalam hal seni dan budaya.

Parno, S.Pd Guru Penggerak Seni dan Budaya yang sekaligus Kepala SD Negeri 1 Pelem Kecamatan Jatisrono ini langsung berusaha mempublikasikan informasi yang di dapatnya dari BPNB dengan tujuan agar semua sekolah dapat berperan aktif dalam melestarikan budaya yang di luhung ini sesaat setelah dirilisnya pengumuman Lomba Nembang Macapat Siswa Sekolah Tingkat Nasional yang di selenggarakan oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta – Direktorat Jenderal Kebudayaan – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Joko Susilo – Founder Guru Penggerak Seni dan Budaya, saat di hubungi penulis memberikan semangat kepada para peserta bahwa apapun hasilnya kita harus maju, dan majunya kita adalah salah satu upaya untuk melestarikan seni dan budaya di Indonesia.

Dewi Saffa Azzahra – SDN 1 Ngrompak (Juara Harapan 3 Lomba Nembang Macapat Nasional – BPNB D.I Yogyakarta – 2020)

Gayung bersambut, dari Gugus RA Kartini Kecamatan Jatisrono yang di gawangi oleh Pardi, S.Pd, M.Pd memberangkatkan 3 finalis Lomba Nembang Macapat Siswa SD Tingkat Nasional. Yazaka Nurhuda (Kelas 3 SD Negeri 1 Pelem),    Dewi Saffa Azzahra (Kelas 4 SD Negeri 1 Ngrompak), dan Nabila Putri Kirania (Kelas 5 SD Negeri 2 Sambirejo).

Lomba Nembang Macapat Siswa Sekolah Dasar Tingkat Nasional yang di gelar dengan mode daring ini memanfaatkan Youtube sebagai media Upload Video Lomba dan di gelar pada tanggal 30 Mei sampai dengan 18 Juni 2020. Karena memanfaatkan Yotube maka salah satu tantangan yang harus di hadapi peserta adalah sulitnya sinyal, namun demikian kendala tersebut dapat diatasi denan kerja keras para pembina peserta lomba. Dengan berbekal kemauan yang keras, ketiga finalis berhasil mengunggah karyanya ke Tingkat Nasional.

Puncak acara Lomba Nembang Macapat Siswa Sekolah Dasar BPNB Yogyakarta di gelar secara Online melalui Video Converence dan ditayangkan Live Streaming Youtube pada hari Jumat 26 Juni 2020. Nama Wonogiri terangkat tinggi ketika Panitia mengumumkan pemenang lomba Nembang Macapat. Nabila Putri Kirania berhasil menyabet Juara 1, Saffa Dewi Azzahra berhasil meraih Juara Harapan 3 dan Yazzaka Nurhuda menjadi Inspirator pertama yang membawa Wonogiri menuju ranah Nasional.

Yazaka Nurhuda – SD N 1 Pelem (Inspirator Kecil yang membawa Wonogiri ke Kancah Nasional)

“Selamat untuk anak-anakku sekalian dan juga terima kasih kepada para pembina macapat, terima kasih kepada tim kreatif konten youtube peserta, semoga apa yang telah Bapak Ibu kerjakan mendapatkan imbalan yang lebih banyak dari Tuhan Yang Maha Kuasa ”  Ujar Isnita Lastyarini – Ketua Kelompok Kerja Guru Gugus RA Kartini Kecamatan Jatisrono.

(Yuni Hastuti – Sekretaris Gugus RA Kartini Kecamatan Jatisrono)