Urip Iku Urup, GTK Jatisrono Gelar Virtual Halal bi Halal

Cahyaning Putri, siswa SDN 2 Tanjungsari – tengah membawakan Murottal AL Quran pada Acara Virtual Halal Bihalal

Ramadhan genap 30 hari telah terlewati, banyak pelajaran yang tentunya dipetik oleh umat muslim saat menjalani bulan istimewa tersebut. Ramadhan membawa ampunan dan rahmat dari Tuhan membawa pribadi menjadi fitrah atau suci kembali. Demi menyempurnakan kesucian diri di bulan Syawal maka Kelompok Kerja Kepala Sekolah wilayah Kecamatan Jatisrono mengadakan kegiatan Halal bi Halal pada hari Senin, 17 Mei 2021 sebagai sarana saling meminta dan memberi maaf kepada seluruh stake holder pendidikan di wilayah kecamatan Jatisrono. Halal bi Halal ini juga bertujuan mempererat ukhuwah menyambung tali silaturrahim karena dengan saling memaafkan maka persaudaraan akan terus terjalin.

Kegiatan Halal bi Halal yang berlangsung kurang lebih tiga jam ini dihadiri oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan TK, SD dan SMP di Kecamatan Jatisrono dan dilaksanakan melalui virtual zoom meeting dengan menggandeng Ustaz Solikhin Abu Izzudin. Beliau adalah seorang guru, dosen, sekaligus motivator Zero to Hero training centre Sragen, Jawa Tengah.

Ustaz Solikhin Abu Izzudin – Author of Zero to Hero

Halal bi Halal diawali dengan pembukan dan mendengarkan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Ayat-ayat suci Al Qur’an oleh Ananda Cahyaning Putri Setyaningrum siswi SDN 2 Tanjungsari. Menyusul acara berikutnya doa, laporan kegiatan dan Ikrar Halal bi Halal oleh petugas. Dalam kegiatan Halal bi Halal ini juga diumumkan pemenang doorprize kultum Ramadhan serta pemenang video dai cilik terbaik yang diselenggarakan oleh KKGPAIBP Kecamatan Jatisrono melalui channel Edujati selama bulan Ramadhan kemarin. Video dai cilik terbaik diraih oleh Ananda Hanifah Zaskia SDN 2 Gunungsari, Yusro Anggun A SDN 5 Jatisrono, dan Melinda SDN 2 Tasikhargo

Meeting Zoom – diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan TK, SD, SMP di Kecamatan Jatisrono

Dalam acara inti Ustaz Solikhin menyampaikan beragam motivasi pembangun semangat bagi para guru dalam mengemban amanahnya sebagai pendidik. Motivasi tersebut diantaranya bagaimana agar pribadi biasa menjadi luar biasa, Guru harus mempunyai spirit awal untuk selalu mengingat Allah dalam setiap keadaan baik duduk, berbaring atau aktivitas yang lain.

Beliau juga menyampaikan bahwa guru bicara  adalah guru biasa, guru bagus adalah guru  yang menerangkan atau menjelaskan, guru hebat adalah guru yang melakukan demonstrasi, serta guru agung adalah guru yang memberi inspirasi. Guru harus mempunyai paham bahwa guru tidak hanya mempunyai tujuan membuat siswa pandai menjawab soal, tetapi guru mampu membentuk  siswa yang mampu menyelesaikan persoalan. Sehingga masih menurut beliau agar menjadi guru yang bahagia harus memiliki keikhlasan, kekuatan ilmu, kekuatan amal, dan lapang dada.

Kegiatan Halal bi Halal juga disemarakkan dengan penampilan grup Hadrah GPAI Kecamatan Jatisrono sehingga acara yang berlangsung selama tiga jam tersebut tidak membosankan. Acara ditutup tepat pukul 11.15 WIB dengan ucapan hamdalah beserta ucapan terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia yang terlibat yang disampaikan oleh moderator dan master of ceremony. Tak lupa segenap panitia menghaturkan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. (Maryati-SDN 2 Jatisrono)